Rabu, 09 Juni 2021

Mencoba Meraba Makna Kehidupan

Gemericik air ketika subuh dari langit yang mendung membangunkan orang beriman atau pun tidak dari tidurnya. Satu persatu rumah mulai mematikan lampu, tanda matahari sudah menampakkan diri. Kehidupan dimulai bagi beberapa orang yang semalem menaruh raga di kasur. Kehidupan juga terus berjalan bagi bapak-bapak yang berjuang memanen sayur di lereng bukit untuk biaya sekolah anak. Supaya lulus jadi sarjana, katanya. 


 

Masing-masing manusia memiliki ritme perjalanan hidup yang berbeda-beda, bukan waktu sekali lagi tapi ritme. Ada yang berjalan santai sambil menghitung semut yang menyeberang, ada yang berjalan wajar sambil menyapa tetangga yang acap kali menjadi bumerang atau tak sedikit pula yang menyewa kaki kuda untuk terus dapat berjalan jauh tanpa henti yang lama. 

Masing masing dari kita punya cara sendiri untuk menikmati hidup, tapi tak semua sampai pada titik "hidup yang bermakna." Awalnya aku juga tak merasa mencari makna hidup itu sangat penting. Asal selama hidup satu persatu tangga dilalui tanpa terjatuh atau setidaknya kalau jatuh naik lagi. Tapi salah, di setiap tangga memberikan suntikan pembelajaran. Di situlah makna-makna hidup memberikan energi untuk kembali hidup di tangga berikutnya. Atau setidaknya jika tidak terpakai, makna ditangga itu menjadi teman tak ternilai. 

Aku tertriger untuk berbagi hal ini setelah membaca bagian I dari buku Do It Anyway karya Kent M. Keith. Buku ini berisi panduan untuk menemukan makna kehidupan dan kebahagian sejati. Apa yang diunggulkan? Perintah 10 paradoks. Biar aku singgung sedikit. 

1. Manusia sering bersikap tidak logis, tidak masuk akal, dan mementingkan diri sendiri. Bagaimanapun sayangi mereka.

2. Bila Anda melakukan kebaikan, orang akan menuduh Anda memiliki motif tersembunyi yang mementingkan diri sendiri. Bagaimanapun lakukan kebaikan itu. 

3. Jika Anda sukses, Anda akan mengundang sahabat-sahabat palsu dan musuh-musuh yang sebenarnya. Bagaimanapun raihlah sukses itu. 

4. Kebaikan yang Anda lakukan hari ini akan dilupakan esok hari. Bagaimanapun lakukan kebaikan itu. 

5. Kejujuran dan keterbukaan membuat Anda rentan. Bagaimanapun jujur dan terbukalah. 

6. Pria dan wanita paling hebat dengan gagasan yang paling besar dapat dijatuhkan oleh pria dan wanita paling kecil dengan pikiran yang paling kecil. Bagaimanapun berpikir besarlah. 

7. Orang bersimpati pada pihak yang lemah, tetapi mengikuti pihak yang kuat. Bagaimanapun berjuanglah bagi pihak yang lemah. 

8. Apa yang Anda bangun selama bertahun-tahun dapat hancur dalam semalam. Bagaimanpun bangunlah. 

9. Sesunggugnya manusia membutuhkan pertolongan tetapi mereka mungkin akan menyerang Anda jika Anda menolong mereka. Bagaimanapun tolonglah mereka. 

10. Berikan yang terbaik pada dunia dan Anda akan kecewa. Bagaimanapun berikan yang terbaik pada dunia. 

 Ya, 10 perintah paradoks di atas intinya hanya menyuruh kita "memaksakan diri" untuk berperilaku semestinya tanpa memikirkan sebab bahkan akibat. Perintah paradoks ke-1 mendorong kita untuk tetap menyayangi sesama, dan yang kesembilan menyatakan bahwa kita harus tetap menolong orang lain. Begitulah tulis Kent. 

Jadi apa intinya? Kebanyakan kita hidup di dunia ini sampai pada titik jenuhnya masing-masing, kan? Apa kamu belum? Ya tunggu saja. Tapi di balik itu semua, satu hal yang harus diyakini adalah ada makna dalam setiap kehidupan yang tercipta. Kita manusia, kita aktor dari pergerakan dunia bukan korban dari kekejaman dunia. Sifat dunia seperti apa ada di tangan kita. 

Kent, dalam bukunya mendefinisikan makna kehidupan sebagai hal-hal yang signifikan dan berarti bagi Anda pribadi. Ia menambahkan, arti dari kebahagiaan yang dalam dalam untuk mendukung argumen tentang makna kehidupan. Kebahagiaan yang dalam adalah kebahagiaan yang menyentuh roh Anda dan berhubungan dengan jiwa Anda. Sejumlah orang mungkin menyebutnya aktualisasi diri. Yang lain menyebutnya sebagai pemenuhin diri. Namun ada juga yang menyebutnya memfokuskan diri. Para pemeluk agama mungkin menyebutnya kehendak Tuhan dalam hidup mereka. Kira-kira begitulah definisi makna hidup menurut Kent. 

Pertanyaannya adalah sudah mendapatkan makna hidupkan dalam perjalanan sejauh ini? Selalu ada mungkin bagi mereka yang mau meraba dan tanpa ragu tetap berjalan. Lakukan apa yang seharunya. Bukan apa yang diinginkan orang lain. Jangan menempatkan diri sebagai korban kekejaman dunia, kitalah aktor dari dunia ini. Dunia mau dijadikan seperti apa, kita aktornya (sekali lagi). 

Jika banyak hal-hal di luar yang tidak bisa kita atur, tidak masalah. Kita memang tidak bisa mengatur orang yang bukan diri sendiri dan kehidupan eksternal lainnya. Tetapi kita bisa mengatur internal kita. Sayangi diri Anda dan orang lain, karena kasih sayang adalah sumber makna kehidupan yang penting. Bukankah Anda sangat bahagia ketika cinta dan kasih sayang hadir memanjakan kehidupan? Meskipun beberapa membutuhkan perjuangan yang amat berat, disitulah hasil maksimal dan puas Anda dapatkan. Memang kadang-kadang lingkungan tempat kita hiduplah yang membuat masa sekarang terasa sulit. 

Satu persatu orang di sekitar kita akan beradaptasi. Menilai seperti apa Anda. Terima jika itu baik dan benar, abaikan jika itu hanya sebuah nyinyiran tanpa saran yang membawa Anda menuju lebih baik. Hindari untuk melakukan hal yang juga Anda sendiri tidak ingin diperlakukan demikian oleh orang lain. Kali ini, saya hendak berbicara dengan melibatkan kata:kita. Kita tidak dapat memer
intah orang untuk melakukan yang terbaik. Kita hanya bisa menginspirasi mereka untuk melakukan yang terbaik. 


Setidaknya, tindakan Anda saat ini tidak mengarah ke hal-hal spektakuler di masa depan. Tapi tindakan Anda saat ini berpengaruh dan membuat Anda merasa (sedih, bahagia atau semacamnya) untuk sekarang. Jadi, kalau aku simpulkan dari buku bagian pertama Kent M Keith: untuk mencari makna kehidupan Anda harus fokus di masa sekarang dan lakukan apa yang Anda yakini itu benar. Cukup lakukan, tanpa memikirkan keuntungan apa yang Anda dapatkan. 

Terakhir, selamat memulai meraba makna kehidupan. Anda bersama orang yang tepat atau tidak saat ini, Anda harus menemukannya sebelum berpindah dunia. 






0 komentar:

Posting Komentar