USIA 19 TAHUN ITU BERHARGA
![]() |
Usia 19 tahun menjadi usia yang krusial sebelum menapaki
jalan yang akan membawa kita ke dunia karir. Di usia ini akan banyak lika-liku,
kekhawatiran serta gejolak emosi yang terus menghantui perjalanan hidup kita. Umumnya,
di usia 19 tahun ini kesibukan kita adalah kuliah. Dengan jurusan yang sebenarnya
kita kaget setelah menjadi bagian darinya serta dengan teman-teman yang kita
kadang jenuh dengan tindak-tanduknya. Belum lagi tentang keadaan rumah dan
orangtua yang mengharuskan kita memutar otak untuk tidak merepotkan selalu. Semua
serasa menantang di usia 19, bahkan untuk menikmati sesuatu yang menggembirakan
hatipun kita harus rela mewujudkannya mati-matian.
Pikiran semakin dituntut untuk memikirkan hal yang lebih kompleks. Tubuh didoktrin untuk tetap sehat dan jiwa diharuskan untuk tetap waras.
Jangan gegabah, nikmati setiap proses dan
jangan menyerah. Ini tentang histori hidupmu yang akan membawamu melangkah
lebih berani saat usia 20 tahun menjemputmu. Lalu, apa yang harus kamu siapkan
di usia 19 tahun ini? Bukan yang sekedar disiapkan tapi juga yang benar-benar
harus disiapkan.
Jalin Relasi
Masa kuliahmu di usia 19 tahun belum
disibukkan dengan skripsi dan magang. Ini saatnya kamu bersosialisasi mencari
teman. Berteman, bersahabat dan bergerombol tidak masalah asalkan pikiran dan hatimu
selalu terbuka. Terimalah siapa saja yang mengajakmu berteman dan juga ajaklah
siapa saja yang kau temui untuk berteman. Masalah nanti cocok atau tidak urusan
belakangan. Suatu saat, pertemanan akan mengantarmu pada relasi yang memang kau
butuhkan. Relasi yang suatu saat akan membantumu menggapai impian atau hanya sekedar
mendapat bantuan. Tetap jaga komunikasi, kalau perlu jadwalkan waktu komunikasi
untuk tetap say hai ke teman-teman yang jarang ditemui. Tidak masalah
jika kamu harus selalu mengawali. Hal itu lebih baik untuk dilakukan daripada
memutus komunikasi yang sudah terjalin. Percaya saja, jika mereka mengabaikan sapaanmu berarti mereka sedang sibuk. Coba di lain waktu, jangan berhenti jika kamu
ingin mendapat relasi. Perjuangan mengupayakan komunikasi yang tetap terjalin akan
berbuah relasi yang kamu sendiri akan kaget dengan manfaatnya yang begitu
besar. Selamat berjuang, pejuang komunikasi.
Bidik Target di Segala Bidang
Ini poin penting sebelum melangkah ke usia
20 tahun. Bidik sasaranmu. Tekuni hobby ataupun keahlianmu. Sehingga nanti ketika
berganti usia, setidaknya ada value added dalam dirimu. Jangan lupa,
tentukan target di setiap bidang hidupmu. Porsikan sewajarnya, jangan terlalu
memaksa diri untuk mendapatkan apa yang mustahil untuk kau dapat. Ketika semua
sesuai porsimu, semua akan berjalan lancar dan tepat sesuai bidikanmu. Barengi dengan
usaha yang seimbang, rutinkan semua aktivitas yang menunjang targetmu. Jika di
tengah jalan kamu bosan, cobalah merenung, seberapa besar resiko jika kamu tak
melanjutkan jalan menuju bidikanmu. Temukan cara bagaimana dirimu dapat
mempertahankan rutinitas yang menunjang targetmu. Kendalikan dirimu untuk
melawan rasa malas, takut dan jenuh. Kamu bisa!
Jangan Ribut Soal Cinta
Menginjak dewasa, cinta selalu menjadi hal yang
mengganggu. Apalagi bagi mereka yang setiap hari berada dalam lingkaran orang
yang memang sudah dibidik. Tidak akan focus dalam melakukan pekerjaan dan
selalu terbayang. Ciutan galau pasti akan terlontar. Perilaku-perilaku lucu pasti
akan menjadi kenangan. Semuanya akan merasa bukan menjadi diri sendiri. Yang pemarah
akan luluh ketika berhadapan dengan urusan cinta. Begitu pula yang egois akan
rela mengalah demi kepentingan bidikannya. Tapi, di usia ini jangan menjalin
cinta dulu. Percayalah, tidak ada yang baik-baik saja jika kamu menjalin cinta
di usia 19 ini. Waktumu akan terbuang banyak untuk menuruti gaya berpacaran di
zaman sekarang, belum lagi tuntutan dari pasanganmu yang membuatmu harus mengorbankan
sebagain kecil hartamu. Yang kamu butuhkan bukan seorang pacar, yang kamu
butuhkan adalah relasi dan teman yang dapat meningkatkan kreativitasmu,
menggali kemampuan dan meraih targetmu. Simpan dahulu bidikanmu dalam doa usai
shalatmu. Temui dengan serius ketika kamu sudah siap dengan segala resiko dan
tanggungan untuk hidup bersama. Ini memang paling susah, tapi kamu pasti bisa. Ayo
coba. Aku sudah berhasil melakukannya.
Tiga poin di atas yang memang menurutku krusial di usiamu
yang ke 19 tahun ini. Selebihnya, semua tergantung dirimu. Semoga kamu berhasil
di usia mu yang ke 19 ini. Nah, balik ke poin 1 ya. Ayok ngopi! Kita diskusi
seperti apa hebatnya dunia ini memaksa kita untuk terus bergerak melampaui
batas. Aku tunggu ajakanmu kawan.

0 komentar:
Posting Komentar