Bicara novel yang bergenre romantis dengan suguhan
cerita keindahan alam Indonesia bisa kamu temukan di karya Esi Lahur. Novel
berjudul From Flores with Love karyanya mengajak kamu untuk menikmati
keindahan wisata Indonesia bagian timur, tepatnya di Flores.
Novel
ini berisi kisah keenam mahasiswa antropologi di kampus ibukota yang memutuskan
menghabiskan liburan semester dengan berkelana ke Flores. Keenam mahasiswa
tersebut adalah Arthur, Clarrisa, Yuyun, Aster, Genta, dan Hendrik. Di awal
cerita, sempat dibuat bingung dengan jenis kelamin Yuyun dan Genta. Pikirku
Yuyun adalah seorang perempuan dan Genta adalah laki-laki. Tapi ini justru
sebaliknya. Yuyun berperan sebagai laki-laki usil yang perbendaharaan materi nglucunya
tidak pernah habis. Sedangkan Genta jadi perempuan yang galak dan suka
mendengarkan lagu. Yuyun dan Genta seperti orang berantem jika sudah saling
bicara. Keduanya dikisahkan selalu sewot-sewotan. Dan, Yuyun menjadi tokoh idola
saya dalam cerita ini.
Beralih ke Aster, perempuan
dengan kekhawatiran berlebihan yang selalu menggenggam smartphone-nya
untuk menghubungi orangtua. Aster sulit mendapatkan izin berwisata tanpa
orangtua.m Namun berbekal tekad dan keinginan untuk mencoba, Aster membujuk
kedua orangtuanya. Alhasil, Aster diizinkan berangkat dengan syarat memberikan
kabar setiap hendak dan selesai melakukan aktivitasnya. Dalam kisah, pembaca
akan disuguhkan bagaimana kepolosan dan lucunya Aster dalam menanggapi hal-hal
kecil dan mendadak selama perjalanan. Sedangkan Hendrik adalah laki-laki yang
memiliki tampang pas-pasan. Ia ikut berlibur untuk melepas penat setelah cintanya
ditolak oleh dua perempuan. Ia lebih pendiam daripada yang lain, namun selalu
terlihat ceria. Siapa sangka, ia justru sering menjadi Spiderman gadungan dalam
acara comic con. Hal ini dia lakukan karena dengan memakai kostum Spiderman
banyak orang yang ingin berfoto dan mengerubunginya. Ya, tentunya karena
mukanya tertutup topeng Spiderman.
Sekarang, dua sejoli yang memberi
bumbu romance dalam cerita yaitu Arthur dan Clarrisa. Arthur adalah laki-laki
pintar dan tampan yang menjadi idola di kampus. Sedangkan Clarrisa adalah perempuan
mandiri yang peduli dan senang berpetualang. Arthur berniat melakukan PDKT
habis-habisan selama perjalanan. Clarrisa yang tidak menyadari niat itu hanya merasa
ge-er saat Arthur sering membantu dan mendapatinya saling tatap, namun hal
itu ditepisnya. Takut jika Arthur ternyata juga seperti itu kepada perempuan
yang lain. Ditengah hangat-hangatnya PDKT Arthur, muncul Krisna. Teman laki-laki
Clarrisa yang membantu akomodasi perjalanan mereka. Krisna adalah teman SMA
Clarrisa yang telah muncul di buku From Sumatera With Love. Cintanya
ditolak Clarrisa karena ketika SMA ia belum mau pacaran. Arthur dan Krisna
saling menyadari bahwa kini mereka adalah saingan untuk mendapatkan Clarrisa.
Clarrisa pun juga menyadari tingkahlaku keduanya. Clarrisa merasa bingung harus
memilih siapa jika keduanya menyatakan perasaan kepada Clarrisa.
Selain penokohannya yang bagus
dan percakapan yang berhasil membuat tertawa, ada banyak keindahan alam Flores
yang dimunculkan pada cerita ini. Diantaranya tentang dinginnya Danau Kelimutu saat
matahari terbit, Desa Bena yang khas dengan tenun dan kuburan megalithikumnya,
Taman Nasional Komodo yang mereka kurang beruntung karena sedang musim kawin
sehingga hanya sedikit Komodo yang mau keluar dan masih ada lagi wisata Flores
yang diceritakan. Sengaja tidak diceritakan di sini karena saya berharap kamu kepo
terus terpancing untuk membaca. Yang jelas, perjalanan dan penginapan yang
digunakan mereka dijelaskan disini jadi lumayan buat gambaran kalau mau ke
Flores. Selamat membaca.

0 komentar:
Posting Komentar